banner 728x250

Gelombang Protes Mahasiswa dan Warga Memuncak, Direktur RSUD KLU Drg. Nova Resmi Mundur

banner 120x600
banner 468x60

Lombok Utara, Is News.Net – 17 Oktober 2025, Gelombang desakan mahasiswa dan masyarakat terhadap buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Utara kembali memuncak. Ratusan massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Lombok Utara (KBMLU) bersama sejumlah organisasi masyarakat dan keluarga korban menggelar aksi di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Jum’at (17/10/2025).

Aksi tersebut menyoroti dugaan kelalaian fatal tenaga medis RSUD KLU yang menyebabkan meninggalnya seorang bayi Pop Poli beberapa waktu lalu, serta berbagai persoalan pelayanan yang dinilai jauh dari standar kemanusiaan.

banner 325x300

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Bupati Lombok Utara untuk segera melakukan evaluasi total terhadap jajaran Pimpinan RSUD, memperbaiki sistem pengawasan tenaga medis, dan membuka transparansi penggunaan anggaran kesehatan daerah.

Ketua KBMLU, Abed Aljabiri Adnan, dalam orasinya menyampaikan bahwa tragedi yang terjadi di RSUD KLU merupakan bukti nyata gagalnya manajemen rumah sakit dalam memberikan pelayanan publik yang bermartabat.

“Kelalaian di RSUD KLU bukan yang pertama, dan jangan sampai ada korban lagi berikutnya. Pemerintah daerah harus turun tangan secara serius, bukan hanya mengganti pimpinan, tapi juga membenahi sistem dan mental pelayanan RSUD dari akar masalahnya,” tegas Abed.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Lombok Utara sudah lama mengeluhkan sikap apatis sebagian tenaga medis dan buruknya komunikasi pelayanan di rumah sakit daerah tersebut.

“Kita tidak sedang menyerang pribadi siapa pun, tapi menuntut tanggung jawab moral dan kelembagaan. RSUD adalah tempat orang mencari harapan hidup, bukan tempat kehilangan nyawa karena kelalaian,” tambahnya.

Sementara itu, Sabarudin, perwakilan keluarga korban, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam terhadap pelayanan RSUD Lombok Utara.

“Kami memohon dengan hormat kepada Bapak Wakil Bupati agar segera menindak tegas meminta Bupati untuk mencopot jabatan Direktur RSUD. Kami sudah terlalu kecewa dengan pelayanan rumah sakit ini,” ucapnya dengan suara bergetar namun tegas.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara belum memberikan keterangan resmi terkait pengunduran diri tersebut.

Namun, sumber yang dapat dipercaya menyebutkan bahwa Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., telah menerima laporan pengunduran diri drg. Nova karena desakan massa aksi dan tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan KLU untuk menentukan langkah kebijakan selanjutnya. (**).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *