banner 728x250

Era Baru Pers NTB: Ahmad Ikliludin Nahkodai PWI, MIO Ajak Bersinergi Bangun Ekosistem Jurnalis Inklusif

banner 120x600
banner 468x60

MATARAM, NTB | isnews.net | Dunia jurnalisme di Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki babak baru. Dalam suasana hangat dan penuh harapan, Ahmad Ikliludin resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB periode 2025–2030 melalui Konferensi Provinsi (Konferprov) ke-7 yang digelar Sabtu malam, 2 Agustus 2025, di Mataram.

Kemenangan Ikliludin tak hanya menjadi momen pergantian kepemimpinan, tapi juga simbol peralihan menuju ekosistem pers yang lebih terbuka, solid, dan kolaboratif. Ucapan selamat datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Media Independen Online (DPW MIO) NTB, Feryal Mukmin, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat perubahan ini.

banner 325x300

“Saya ucapkan selamat kepada sahabat Ahmad Ikliludin atas terpilihnya sebagai Ketua PWI NTB yang baru. Ini momentum untuk merajut kembali persaudaraan antarorganisasi wartawan dan membangun sinergi yang lebih luas. Mari kita tinggalkan sekat-sekat lama dan melangkah bersama,” kata Feryal dalam pernyataan resminya, Minggu (3/8/2025).

Menurut Feryal, PWI sebagai organisasi wartawan tertua memiliki infrastruktur, pengalaman, dan pengaruh yang signifikan dalam pembinaan profesi jurnalistik. Di sisi lain, MIO NTB yang menaungi puluhan media daring lokal telah menjadi bagian dari denyut nadi jurnalisme era digital di provinsi ini.

“Inilah saatnya kekuatan lama dan kekuatan baru bergandengan tangan. Tidak ada lagi dikotomi antara media besar dan kecil, konvensional atau digital. Yang kita butuhkan hari ini adalah sinergi dan integritas,” imbuhnya.

Feryal juga menegaskan bahwa MIO NTB terbuka terhadap kerja sama strategis lintas organisasi, termasuk dengan PWI, dalam berbagai hal seperti pelatihan, advokasi hukum, dan peningkatan kompetensi jurnalistik.

Feryal tak lupa menyampaikan pesan penting dari MIO Pusat yang mendorong agar PWI NTB menjadi rumah besar bagi semua wartawan, termasuk mereka yang belum tergabung dalam organisasi profesi manapun.

“Masih banyak rekan-rekan jurnalis di lapangan yang belum memiliki akses terhadap pelatihan, bantuan hukum, bahkan perlindungan etik. PWI punya posisi strategis untuk menjembatani kebutuhan ini, tentu dengan standar profesional yang tetap dijaga,” tegasnya.

Menurutnya, inklusivitas bukan berarti menurunkan kualitas, melainkan membuka ruang bagi semua pelaku pers untuk tumbuh secara bertanggung jawab. Ia berharap pengurus baru PWI NTB menjadikan hal ini sebagai bagian dari agenda prioritas ke depan.

Dalam pidato perdananya, Ahmad Ikliludin menyampaikan ajakan kuat untuk menyatukan kembali kekuatan jurnalis NTB yang selama ini berjalan dalam sekat-sekat organisasi.

“Saya tidak datang membawa slogan, tapi niat untuk bekerja bersama. Terlalu lama kita berjalan sendiri-sendiri. Kini saatnya menyatukan langkah dan merapatkan barisan,” ujarnya tegas di hadapan peserta Konferprov.

Ia menekankan bahwa tantangan pers saat ini bukan hanya datang dari luar, seperti disrupsi digital dan gelombang disinformasi, tapi juga dari dalam yakni kurangnya soliditas antarjurnalis sendiri.

Dirinya menyatakan siap membuka ruang dialog dan kerja sama dengan seluruh organisasi wartawan yang ada di NTB, termasuk MIO, AJI, dan lainnya.

Konferprov PWI NTB ke-7 ini tak hanya mencetak pemimpin baru, tetapi juga memunculkan semangat segar untuk memperkuat fondasi profesi jurnalis di daerah. Terpilihnya H. Abdus Syukur sebagai Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI NTB turut menambah bobot simbolik dalam konsolidasi antar-generasi di tubuh PWI.

Banyak kalangan menilai bahwa momentum ini merupakan pintu masuk untuk membangun ekosistem pers yang lebih profesional, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Jurnalisme hari ini bukan lagi tentang siapa yang paling senior, paling besar, atau paling lama berdiri. Tapi tentang siapa yang paling konsisten menjaga integritas, memperkuat kompetensi, dan memberi manfaat nyata bagi publik serta anggotanya,” pungkas Feryal Mukmin.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *