banner 728x250

Viral, Oknum Anggota DPRD NTB Diduga Pesta Miras, Aktivis NTB Kecam Keras

banner 120x600
banner 468x60
Oknum anggota DPRD NTB dan Rekan-rekannya saat pesta Miras, (Ist/Is News).

Mataram-NTB, Is News.Net – Sebuah video yang viral menjadi perbincangan ditengah-tengah masyarakat salah satu oknum anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga terlibat dalam pesta miras (Minuman Keras) sambil joget-joget. Video tersebut memperlihatkan suasana yang meriah, di mana sejumlah orang tampak menikmati minuman dan menari dengan gembira.

Terlihat dalam video yang berdurasi 30 detik oknum anggota DPRD provinsi NTB berinial AD fraksi Partai Hanura sedang berpesta minuman keras (Miras) dengan menggunakan baju tidak di kunci sehingga memperlihatkan aurat tubuh tidak senonoh.

banner 325x300

Oknum anggota DPRD NTB tersebut sedang pesta miras saat bertamu di salah satu rumah warga kecamatan Bolo kabupaten Bima dan sejumlah pemuda.

Aktivis Muda Nusa Tenggara Barat (NTB), Bung Jhovin, melontarkan kritik pedas terhadap oknum anggota DPRD NTB yang diduga terlibat dalam pesta miras. Dalam pernyataannya, Jhovin menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah sebuah penghinaan terhadap amanah yang diberikan rakyat.

Bung Jhovin menyatakan, seharusnya mereka menjadi contoh yang baik. Pesta miras bukan hanya mencoreng nama DPRD, tetapi juga merusak citra masyarakat NTB yang menjunjung tinggi norma dan etika. “Ia juga menambahkan bahwa perilaku semacam ini menunjukkan kurangnya integritas dan tanggung jawab dari para pejabat publik,” ujarnya, (26/10/25).

Kritik Jhovin tidak hanya berhenti di situ. Ia meminta agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat. “Kami menuntut transparansi dan keadilan. Jika mereka tidak bisa menjaga perilaku, maka mereka tidak layak untuk memimpin,” tegasnya.

Mendesak Ketua DPRD provinsi NTB segera memanggil dan evaluasi oknum anggota DPRD NTB tersebut dan memberikan sanksi karena diduga menujukan perilaku buruh sebagai penjabat publik.

“Jika tidak, maka kami akan melakukan audiensi terbuka dan melakukan aksi unjuk rasa berjilid-jilid,” tuturnya.

Terakhir disampaikannya, dalam waktu dekat kami akan bersurat secara resmi ke DPP Partai Hanura untuk memberhentikan oknum anggota DPRD NTB diduga merusak nama baik partai dengan perilaku yang baik sebagai Wakil Rakyat.

“Kalau tidak, maka rakyat akan hilang kepercayaan terhadap partai Hanura,” tutupnya.

Oknum anggota DPRD NTB tersebut belum bisa dikonfirmasi, sehingga berita dipublikasikan. (**).

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *