Desa Tanjung, Lombok Utara | isnews.net | — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) Kelompok 1 melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan demonstrasi pembuatan lubang biopori kepada warga Desa Tanjung, Dusun Gubuk Baru. Program kerja ini diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan pengelolaan sampah dapur rumah tangga yang selama ini masih kurang terkelola dengan baik. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (19/1/26) pada pukul 15.30 WITA hngga selesai. bertempat di salah satu rumah warga di Desa Tanjung, Dusun Gubuk Baru.
Sampah rumah tangga, khususnya sampah dapur seperti sisa sayur, buah, dan makanan, menjadi salah satu permasalahan di Dusun Gubuk Baru. Sampah tersebut kerap dibiarkan menumpuk di sekitar rumah atau dibuang tanpa pengolahan yang tepat. Jika dibiarkan, sampah dapur dapat membusuk, menimbulkan bau tidak sedap, serta berpotensi menjadi sumber penyakit dan mencemari lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan lubang biopori sebagai solusi sederhana dan ramah lingkungan. Lubang biopori merupakan lubang yang dibuat didalam tanah berdiameter 10-30 cm dengan kedalaman 80-100 cm di dalam tanah yang berfungsi untuk menampung sampah organik, sekaligus meningkatkan daya resap air hujan sehingga dapat mencegah adanya genangan air. Sampah dapur yang dimasukkan ke dalam lubang biopori akan terurai secara alami menjadi kompos, sehingga mengurangi volume sampah sekaligus memperbaiki kesuburan tanah.
Melalui pemanfaatan lubang biopori, pengelolaan sampah dapur menjadi lebih efektif dan minim bau. Selain itu, keberadaan biopori dapat membantu mencegah genangan air, meningkatkan daya resap tanah, serta menjaga kualitas lingkungan sekitar rumah warga. Mahasiswa KKN PMD Unram berharap, penerapan biopori dapat menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat Desa Tanjung dalam mengelola sampah rumah tangga secara lebih berkelanjutan.
Sosialisasi dan Demonstrasi berjalan dengan sangat baik, antusiasme warga Dusun Gubuk Baru dapat dilihat dari partisipasi masyarakat untuk ikut dalam kuis interaktif dari mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga Dusun Gubuk Baru, di mana peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan pipa lubang biopori secara gratis. Tidak hanya itu, pemasangan lubang biopori tersebut juga langsung dibantu oleh mahasiswa KKN Unram sebagai bentuk pendampingan dan edukasi praktik di lapangan.
Setelah sosialisasi, kegiatan berikutnya adalah pelaksanaan penanaman lubang biopori yang dilaksanakan pada hari Rabu (21/1/26). Terdapat sepuluh lokasi yang terpilih untuk ditanami lubang resapan biopori. Kegiatan ini berlangsung lancar dari awal hingga akhir berkat kerja sama warga Dusun Gubuk Baru serta dukungan penuh dari Kepala Dusun Gubuk Baru, dan para Ketua RT setempat.


















