banner 728x250

Diduga Bermasalah, Mutiara Alas 1 Gagal Berlayar: Penumpang Geram, Soroti Kinerja Syahbandar

banner 120x600
banner 468x60

Lombok Timur, NTB | isnews.net | Kekacauan terjadi di Pelabuhan Kayangan, Jumat (13/6), saat ratusan penumpang yang telah naik ke atas KMP Mutiara Alas 1 terpaksa turun dan dialihkan ke kapal pengganti milik ASDP. Diduga, kapal milik ALP Group itu tak laik layar, memicu protes keras dari penumpang yang kecewa dan melirik peran pengawasan Syahbandar.

“Saya dan ratusan penumpang sudah masuk ke dalam kapal, tapi tiba-tiba disuruh turun tanpa penjelasan jelas. Kalau begini caranya, aparat pelabuhan seperti Syahbandar harus dievaluasi,” kecam HM Yames, salah satu penumpang asal Sumbawa Barat yang juga Wakil Ketua DPD KAI NTB.

banner 325x300

Menurutnya, kondisi fisik KMP Mutiara Alas 1 sangat memprihatinkan. “Kursi rusak, interior kapal reyot. Coba saja pejabat provinsi naik ini, baru tahu rasanya jadi rakyat,” sindir Yames, yang meminta agar Kemenhub turun langsung memeriksa.

Pengawasan Disorot, Investigasi Didesak

Kejadian mendadak ini langsung memantik sorotan terhadap lemahnya pengawasan Syahbandar dan petugas inspektur kelautan. Pengamat transportasi menilai kejadian ini merupakan “alarm keras” bahwa sistem kelayakan kapal di NTB sedang dalam kondisi kritis.

“Ini bukan sekedar kejadian teknis, tapi cerminan dari pabrik kapal yang sudah sistemik. Banyak tua yang masih beroperasi. Siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan?” ujaran seorang aktivis keselamatan pelayaran.

Pemprov NTB Janji Evaluasi

Pemerintah Provinsi NTB melalui Plt Kadis Perhubungan, Lalu Mohammad Faozal, menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan. Ia mengklaim bahwa kapal-kapal yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelayakan.

“Secara regulasi, tidak mungkin kapal diizinkan berlayar tanpa lolos uji kelayakan. Tapi kami akan evaluasi lagi bersama tim teknis,” melalui pesan tertulis.

BACA JUGA :

Turut Meramaikan Pusat Kota: Exist Hotel Hadirkan Kenyamanan dan Gaya

Jasa Pelayanan Dikuras, Nakes RSUP NTB Hanya Kebagian Receh

“Jangan Berinvestasi Pariwisata di Lombok Tengah”: Seruan atau Himbauan?

Namun pernyataan itu tidak mengurangi keresahan publik. Banyak pihak persepsi transparansi proses pengecekan serta kemungkinan adanya kelonggaran terhadap kapal tertentu.

Butuh Langkah Nyata, Bukan Sekadar Janji

Di tengah sorotan tajam ini, masyarakat menuntut perubahan nyata dalam sistem pengawasan pelayaran lintas pulau. Jalur Kayangan–Poto Tano adalah urat nadi logistik dan mobilitas warga Sumbawa–Lombok, yang tidak boleh dikompromikan hanya karena kelalaian atau pembiaran terhadap kapal-kapal yang tidak memenuhi standar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak ASDP dan manajemen KMP Mutiara Alas 1 belum memberikan pernyataan resmi.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *