Jakarta | isnews.net | Proyek strategis nasional Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencetak sejarah. Bandara VVIP IKN resmi dinyatakan layak operasi setelah mengantongi sertifikasi kelayakan operasional dari Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan pada 12 Juni 2025. Bandara ini menjadi gerbang udara utama menuju pusat pemerintahan baru Indonesia.
Dengan runway sepanjang 3.000 meter, tower Air Traffic Control (ATC), dan sistem navigasi udara berstandar internasional, Bandara VVIP IKN telah memenuhi semua aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan yang disyaratkan.
Pembangunan bandara melibatkan dua kementerian. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertanggung jawab atas konstruksi landasan pacu, sementara Kementerian Perhubungan mengurus bangunan terminal, fasilitas pendukung, dan operasionalnya.
Proses pembangunan dimulai pada tahun 2023 dan rampung pada 2024, kini memasuki tahap pemeliharaan dan operasional terbatas. Verifikasi Kemenhub meliputi tiga aspek penting: fasilitas fisik, kesiapan personel, dan prosedur operasional.
BACA JUGA :
“Hasil verifikasi menunjukkan bahwa bandara kita ini telah memenuhi aspek safety, security, dan compliance. Maka per 12 Juni 2025, sertifikat kelayakan operasional resmi diterbitkan,” ujar Imam Alwan, Plt. Kepala Bandara IKN.
Yang membanggakan, Plt. kepala bandara IKN dijabat oleh Imam Alwan, putra asli Pujut Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, alumnus S1 Teknik Sipil Universitas Mataram dan Magister di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
“Imam adalah salah satu mahasiswa saya yang cemerlang, sangat unggul dalam mata kuliah mekanika teknik,” ujar Prof. Buan Anshari, dosen Imam semasa kuliah di Unram. Ia menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya yang kini mendapat amanah besar di tingkat nasional.
BACA JUGA :
Sri Mulyani Laporkan ke Prabowo: Defisit APBN 2025 Tembus 2,78%, Mendekati Batas Krisis?
dikesempatan yang berbeda, Is Karyanto yang lebih dikenal dengan sapaan Iskar yang merupakan salah satu teman akrab Imam saat studi S1 di Universitas Mataram menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kawan baiknya itu “dia anak yang pintar, sudah seharusnya dia mendapat kesempatan emas memimpin bandara IKN, kalau ingat waktu itu dia punya cita-cita ingin menjadi Bupati Lombok Tengah dan saya ingin menjadi Bupati Dompu, kemudian kita akan sama-sama memimpin NTB selanjutnya, sambil tertawa dikosnya waktu itu sembari berhayal dengan angan masing-masing”
BACA JUGA :
Kejutan Pasar! Harga Emas Antam 23 Juli 2025 Melejit Naik, Ngeri!
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadi Mulyono, menegaskan bahwa bandara VVIP ini adalah bagian vital dari proyek strategis nasional. “Pembangunan IKN mengikuti prinsip forest city, smart city, dan small city, sehingga keberlanjutan lingkungan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Soal pembiayaan, Basuki menekankan bahwa pembangunan IKN tak hanya mengandalkan APBN. Skema kerja sama swasta dan alternatif pembiayaan lain juga terus dikembangkan.


















