banner 728x250

Cetak Insinyur Profesional Berdaya Saing Global, PSPPI FT Unram Awali Perkuliahan dengan 49 Mahasiswa Baru

Foto : Kaprodi Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur Universitas Mataram bersama Mahasiswa PSPPI Unram 2026
banner 120x600
banner 468x60

MATARAM |isnews.net| – Fakultas Teknik Universitas Mataram (FT Unram) kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak insinyur profesional yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing global. Komitmen tersebut ditandai dengan penyelenggaraan kuliah perdana Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Tahun Akademik 2026/2027, Selasa (6/10/2026), yang diikuti 49 mahasiswa baru dari berbagai latar belakang keahlian dan pengalaman profesional.

Dari total peserta tersebut, sebanyak 40 mahasiswa menempuh jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sedangkan sembilan mahasiswa lainnya mengikuti jalur reguler. Komposisi ini menunjukkan bahwa pendidikan profesi insinyur tidak hanya menjadi ruang pengembangan akademik, tetapi juga wadah untuk memperkuat kompetensi praktisi yang selama ini telah berkontribusi langsung dalam pembangunan.

banner 325x300

Kuliah perdana yang berlangsung di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Mataram itu dibuka secara resmi oleh Dekan FT Unram, Ir. Muhamad Syamsu Iqbal, S.T., M.T., Ph.D. Momentum ini sekaligus menandai dimulainya perjalanan akademik para calon insinyur untuk mengintegrasikan pengetahuan ilmiah, pengalaman lapangan, dan tanggung jawab profesi.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Indonesia Timur, Dr. Ir. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, S.T., M.A., S.Ds., M.H., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., sebagai narasumber kuliah umum.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran beserta Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2019 sebagai landasan penyelenggaraan profesi insinyur di Indonesia.

Menurut materi yang disampaikan, profesi insinyur tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan merancang, membangun, atau menyelesaikan persoalan teknis. Lebih dari itu, seorang insinyur dituntut memahami standar kompetensi, legalitas praktik, kode etik, keselamatan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan dalam setiap pekerjaan yang dilaksanakan.

Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai tahapan pengembangan karier profesional, mulai dari pendidikan profesi untuk memperoleh gelar Insinyur (Ir.), sertifikasi kompetensi, hingga registrasi melalui Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) sesuai ketentuan yang berlaku.

Jenjang profesional yang meliputi Insinyur Profesional Pratama (IPP), Insinyur Profesional Madya (IPM), dan Insinyur Profesional Utama (IPU) turut diperkenalkan. Begitu pula peluang memperoleh pengakuan profesional internasional melalui skema ASEAN Engineer dan APEC Engineer yang membuka wawasan mengenai mobilitas dan daya saing insinyur di tingkat global.

Selain kuliah umum, mahasiswa mengikuti orientasi akademik yang disampaikan Dr. Ir. I Ketut Wiryajati, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. Sesi ini membahas sistem penyelenggaraan PSPPI FT Unram, struktur kurikulum, mekanisme pembelajaran dan penilaian, pembimbingan akademik, hingga penyusunan laporan praktik keinsinyuran.

Foto : Mahasiswa PSPPI FT. Unram bersama Dekan Fakultas Teknik Unram

Perbedaan karakteristik jalur RPL dan reguler juga dijelaskan agar mahasiswa memahami tahapan pendidikan serta capaian kompetensi yang harus dipenuhi. Melalui pendekatan tersebut, pengalaman kerja tidak hanya menjadi modal awal, tetapi juga harus direfleksikan dan dibuktikan sebagai bagian dari proses pembelajaran profesional.

Semangat ini mendapat respons positif dari mahasiswa. Okti Indayani, yang bertugas sebagai Kepala Balai Bina Jasa Konstruksi dan Pengujian Material pada Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Barat, menilai pendidikan profesi insinyur memberikan pengalaman berharga dalam menunjang pelaksanaan tugasnya.

Foto : Okti Indayani, Mahasiswi PSPPI FT. Unram 2026/2027

Ia menegaskan bahwa kompetensi seorang insinyur tidak cukup hanya diukur dari penguasaan ilmu teknis. Integritas, tanggung jawab, profesionalisme, dan komitmen menghasilkan pekerjaan konstruksi yang berkualitas, aman, serta bermanfaat bagi masyarakat merupakan unsur penting yang harus melekat pada setiap insinyur.

Melalui PSPPI Universitas Mataram, Okti mengaku semakin memahami pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pengalaman lapangan dan menerapkan prinsip-prinsip keinsinyuran secara profesional. Ia juga mengapresiasi bimbingan dosen, dukungan pengelola program, serta kesempatan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari beragam bidang keahlian.

Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Pandangan serupa disampaikan Munawardi, yang bertugas sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lombok Tengah. Sebagai mahasiswa jalur RPL, ia memandang PSPPI sebagai kesempatan untuk menyelaraskan pengalaman birokrasi dengan pendekatan akademik yang lebih terstruktur, akuntabel, dan profesional.

Foto : Tanggapan Munawardi, Mahasiswa PSPPI FT. Unram 2026/2027

Ia menilai penyusunan portofolio serta proses diskusi dan pembimbingan akademik menjadi bagian penting dalam membuktikan kompetensi yang telah diperoleh melalui pengalaman kerja.

Munawardi juga menyoroti tanggung jawab moral seorang insinyur terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan. Baginya, pendidikan profesi ini harus menjadi pemacu semangat untuk terus belajar sekaligus menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur yang aman, inovatif, dan berkelanjutan.

Abdul Haris, mahasiswa asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengungkapkan kebanggaan bergabung dalam Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Mataram melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) semester ganjil 2026/2027. Ia mengapresiasi proses penerimaan mahasiswa yang dinilai profesional, mulai dari registrasi, verifikasi dokumen, wawancara hingga pengumuman kelulusan. Menurutnya, program ini relevan dengan profesi yang dijalani sekaligus meningkatkan kompetensi keinsinyuran. Dukungan dosen akademisi dan praktisi juga menjadi nilai tambah untuk mewujudkan insinyur profesional, kompeten, beretika, serta berdampak positif bagi masyarakat.

Foto : Abdul Haris, Mahasiswa jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) FT. Unram 2026/2027

Di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan infrastruktur, industri, energi, dan transformasi digital, keberadaan insinyur profesional menjadi semakin strategis. Pembangunan tidak cukup hanya mengejar kecepatan dan capaian fisik, tetapi juga harus memperhatikan mutu, keselamatan, efisiensi, dampak sosial, serta keberlanjutan lingkungan.

PSPPI FT Unram diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut melalui pendidikan yang mempertemukan keunggulan akademik dengan realitas praktik keinsinyuran. Program ini juga membuka kesempatan bagi praktisi, akademisi, dan lulusan bidang teknik untuk memperkuat kompetensi serta meningkatkan pengakuan profesional sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dengan semangat “Integrating Academic Knowledge and Engineering Practice”, PSPPI FT Unram menempatkan pendidikan profesi sebagai proses pembentukan karakter dan tanggung jawab, bukan sekadar jalan untuk memperoleh gelar.

Pesan para mahasiswa menjadi pengingat bahwa gelar insinyur harus disertai komitmen untuk terus berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, menjaga etika profesi, dan menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat.

Kuliah perdana ini pun menjadi titik awal bagi 49 mahasiswa baru untuk menempuh perjalanan menuju profesionalisme yang lebih matang. Melalui sinergi perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah, dan dunia industri, Fakultas Teknik Universitas Mataram optimistis dapat mengambil bagian dalam melahirkan insinyur yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional sekaligus bersaing di tingkat internasional.

PSPPI FT Unram, dari Nusa Tenggara Barat untuk kemajuan keinsinyuran Indonesia.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *